Tema ini diambil oleh sang khotib dikarenakan beliau tertarik dengan fenomena saudara2 kita yg selepas menunaikan ibadah Haji. Rata2 jika ditanyakan kepada orang yg sudah berhaji, mereka pasti menginginkan untuk kembali berhaji jika diizinkan dan tentunya mampu. Mengapa demikian? Hampir sebagian besar dari mereka menyatakan bahwa pada intinya ketika berhaji ke Tanah Suci banyak kenikmatan yg akan ia dapatkan, terutama dalam hal beribadah dibanding ketika melakukannya di Tanah Air. Mengapa demikian dan bagaimana agar setiap ibadah yg kita kerjakan dapat menjadi terasa nikmat? Berikut poin2 yg saya tangkap:
- Meyakini bahwa segala ibadah yg Allah perintahkan merupakan yg terbaik untuk kita
Mungkin awalnya menurut sebagian besar orang, ibadah haji ataupun ibadah2 yg lain itu berat utk dilaksanakan, tetapi yakinlah bahwa itu semua Allah yg telah memerintahkan dan dipersiapkan utk kebutuhan setiap hamba-Nya. Yang mengetahui siapa kita adalah kita dan tentunya Allah yg telah menciptakan kita tahu lebih banyak ttg diri kita, sehingga tidak mungkin Allah memberikan/memerintahkan sesuatu yg tidak sanggup utk dikerjakan oleh hamba-Nya. - Memahami segala tata cara dalam setiap ibadah yg hendak dilakukan
Berhaji menjadi lebih mudah dan terasa nikmat dikarenakan hampir dari calon haji sebelumnya mengikuti pelatihan Haji, atau yg dikenal dgn Manasik Haji. Tentunya didalam Manasik Haji tsb, setiap calon Haji dibekali dgn apa saja dan bagaimana tata cara melaksanakan ibadah Haji nantinya, sehingga ketika berhaji sudah mengetahui itu semua dan haji yg dikerjakan menjadi terasa nikmat. Begitu pula seharusnya, bagaimana kita dapat merasakan kenikmatan dalam setiap ibadah kita, jika kita tidak/belum mengetahui bagaimana tata cara dalam melaksanakan ibadah tsb. - Mencari segala manfaat & hikmah dari setiap ibadah yg kita kerjakan
Pada umumnya setiap manusia membutuhkan yg namanya “imbalan” yg jelas. Dalam ibadah, terkadang kita menganggap imabalan yg akan kita peroleh masih “abstrak”, sehingga menimbulkan kemalasan dalam mengerjakannya. - Mengikhlaskan diri hanya kepada Allah SWT
Tentunya jika sesuatu yg dipaksakan umumnya hasilnya tidak/kurang baik, sehingga jika kita ingin ibadah yg kita lakukan menjadi nikmat maka luruskan niat dan timbulkan kesadaran bahwa diri kita diciptakan oleh Allah untuk beribadah.
