Manusia Biasa …

11 December 2007

Halo “maya”…!

Filed under: Tidak terkategori — rachlax @ 9:40 am

Assalamu’alaikum…

Salam kenal dan ingin gabung nih dengan para bloggers… Mudah2an aja blog ini bisa tetap di-maintain.

Bagi yg mempertanyakan judul di atas, diharapkan jgn salah paham dulu ya…!

Maksud “maya” disana bukan ditujukan kepada seseorang lho, terlebih kepada wanita.

Kata tersebut hanya sebagai sapaan aja kok – ditujukan kepada komunitas dunia maya ini (biar ga’ formal2 banget kan…). Tapi kalo ada yg merasa dipanggil dengan kata tersbut juga gpp, biar sekalian kenalan kan? Meskipun kenalannya ga secara langsung. Dan ini juga kan sekaligus mengingatkan kita bahwa “Sesungguhnya manusia itu diciptakan bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar mereka saling mengenal…”

So, mari kita berkenalan…

dan kalo ada yg mau kasih masukan atau komentar dipersilakan!

11 November 2010

Some short messages..

Filed under: Renungan — rachlax @ 8:40 pm

Part 1 :

“..I won’t hesitate no more, no more..
It cannot wait, I’m sure..
There’s no need to complicate
Our time is short
This is our fate, I’m yours
..” (Jason Mraz)

Menikah.. Mungkin untuk banyak orang adalah sebuah keputusan sangat besar yang harus dibuat dalam hidup ini. Bukan hanya tentang dengan siapa kita menikah, tapi keraguan itu juga meyangkut kesiapan fisik, mental dan materi untuk memasuki gerbang suci tali pernikahan. Begitu banyak persiapan, pertimbangan, kegelisahan, kebingungan, bahkan ketakutan selama melangkahkan kedua kaki menuju kesana. Tapi percayakah? bahwa ketika hati telah tergerak atas petunjuk-Nya, keputusan itu menjadi begitu mudah dan nyata. Tidak ada lagi keraguan, kebimbangan, dan kegelisahan. Dalam hati tertancap sedemikian besar keyakinan bahwa ini adalah takdir yang telah ditetapkan. Sebuah gerbang menuju kebahagiaan yang telah lama dituliskan dan dijanjikan untuk menjadi milik kita. Hingga tak perlu lagi rasanya membuang – buang waktu untuk berfikir, menimbang, menghitung, apalagi meragu.

Part 2 :

“..So little time
Try to understand that I’m
Trying to make a move just to stay in the game
I try to stay awake and remember my name
But everybody’s changing
And I don’t feel the same
..” (Keane)

Kadang kita berdiri di satu titik kehidupan dan berharap bahwa semua hal akan tetap baik – baik saja, tanpa dinamika, tanpa perubahan.. Tetapi kenyataan hidup berjalan sebaliknya, tidak ada satu pun di dunia ini yang tetap. Semua hal bergerak, semuanya berubah.. oleh karena itu, daripada bermusuhan dengan keadaan bahkan kehidupan yang memang sudah fitrahnya berubah – ubah ini, kenapa kita tidak mencintai perubahan itu saja? Dengan begitu kita akan menikmati setiap perubahan yang terjadi, dan pada akhirnya kita akan semakin menikmati hidup ini..

Part 3 :

“..I tried so hard
And got so far
But in the end
It doesn’t even matter
I had to fall
To lose it all
But in the end
It doesn’t even matter
..” (Linkin’ Park)

Saat kita mengalami suatu cobaan dalam hidup, seringkali kita berfikir bahwa saat itu kehidupan terhenti. Segalanya menjadi kabur tanpa makna, hilang bersama luapan kesedihan atau kekecewaan. Akan tetapi, setelah kita berjuang untuk bangkit dari situasi terpuruk itu dan kemudian melihat ke belakang, kita akan menemukan bahwa itu semua bukan apa-apa, hidup ini tetap berjalan, tidak ada kesedihan yang tertinggal, dan semuanya ternyata dapat diperbaiki. Asalkan kita mau mencoba, segala permasalahan itu pasti akan ada jalan keluarnya, dan pada akhirnya tidak ada kekhawatiran lagi karena kita tahu bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Part 4 :

“..And I think to myself, what a wonderful world..” (Louis Armstrong)

Kita adalah seperti apa yang kita fikirkan, maka hidup.. Hidup hanya seindah pemahaman kita tentang kehidupan itu sendiri. Saat kita mencoba bersahabat dengan kehidupan ini, menikmati setiap peran yang kita miliki, berjuang untuk beradaptasi dengan tuntutan dari semua peran itu, dan mencintai setiap bagiannya, maka hidup pun akan menjadi indah untuk dinikmati. Sebaliknya, jika kita terus mengeluh, memprotes, marah, bahkan berjuang mati – matian untuk menunjukkan ketidaksetujuan kita tentang berbagai hal yang ada di hidup ini, maka hidup pun akan balik memusuhi kita. Karena itu, yang harus kita lakukan adalah berfikir ke dalam diri sendiri, betapa indahnya hidup ini.. :)

by : – Mrs. Rachmad laksana -

20 August 2009

Islamic Calendar

Filed under: Tidak terkategori — rachlax @ 11:24 am

29 May 2009

Melangkah Lagi

Filed under: Rumah — rachlax @ 6:44 am
Tags: ,

by: Gita Gutawa


Pagi ini, kau awali harimu
Dengan kesedihan yang begitu dalam
Biar ku usap air matamu
Ku kan ada di sini, selalu bersamamu

Angkatlah wajahmu, tebarkan senyummu

Melangkah lagi, jangan berhenti
Kau kan mengerti
Makna terbaik dari semua yang tlah terjadi

Melangkah lagi, jangan berhenti
Kau kan sadari
Rahasia indah yang tersimpan di hari nanti

Teruslah melangkah, jangan menyerah

Dan biarlah semua yang tlah berlalu
Jangan kau sesali, sambutlah hari baru
Tegakkan wajahmu, tumbuhkan asamu

Melangkah lagi, jangan berhenti
Kau kan mengerti
Makna terbaik dari semua yang tlah terjadi

Melangkah lagi, jangan berhenti
Kau kan sadari
Rahasia indah yang tersimpan di hari nanti

Teruslah melangkah, jangan menyerah

:)

21 May 2009

Cinta [dalam hati]

Filed under: Islam,Rumah — rachlax @ 10:28 pm
Tags: , ,

Ya Allah,
Jika aku jatuh cinta,
Cintakanlah aku pada seseorang yg melabuhkan cintanya pada-Mu,
Agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu
.

Ya Muhaimin,
Jika aku jatuh cinta,
Jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu
.

Ya Allah,
Jika aku jatuh hati,
Izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yg hatinya tertaut pada-Mu,
Agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu
.

Ya Rabbana,
Jika aku jatuh hati,
Jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari hati-Mu
.

Ya Rabbul Izzati,
Jika aku rindu,
Rindukanlah aku pada seseorang yg merindui syahid di jalan-Mu
.

Ya Allah,
jika aku rindu,
Jagalah rinduku padanya agar tidak lalai akan merindukan surga-Mu

Ya Allah,
Jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
Janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhir-Mu

Ya Allah,
jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
Jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu
.

Ya Allah,
Jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
Jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu
.

Ya Allah,
Engkau mengetahui bahwa hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
Telah berjumpa pada taat pada-Mu,
Telah bersatu dalam dakwah pada-Mu,
Telah berpadu dalam membela syariah-Mu.
Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya.
Kekalkanlah cintanya.
Tunjukkanlah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu yg tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan
Keindahan bertawakal di jalan-Mu
. (Afzan M Wahab)

*Cinta versi Sayyid Quthb oleh Nawawi Muhammad

Manusia Biasa

Filed under: Rumah — rachlax @ 11:36 am
Tags:

mohon maaf, disini saya hanya ingin meluapkan perasaan saja
karena dengan tulisan ini sekiranya saya bisa sedikit menenangkan sekaligus memotivasi diri

setidakpercaya itukah kau/kalian kepadaku? sehingga apapun yang kusampaikan tidak diperhatikan,
setidaksuka itukah kau/kalian kepadaku? sehingga tak ada kesempatan baik yang kau/kalian berikan untukku,
setidaknyaman itukah kau/kalian bersamaku? sehingga kau/kalian berusaha untuk selalu menghindar dariku,
dan, sebenci atau sebegitukah kau/kalian kepadaku? sehingga tak ada kebaikan tentang diriku…

tapi,
itu semua tidak mengapa…
itu semua adalah hakmu dan hak kalian…
aku pun tak punya hak & kehendak untuk memaksa…
aku hanya bisa mengelus dada, dan mengucap Alhamdulillah wa AstaghfiruLLah
mudah-mudahan dengan itu sekiranya aku sudah bisa memberikan hak-hak itu kepada kau/kalian…
sekaligus berharap Alloh SWT menggugurkan dosa-dosaku… ingat.. Allohu yaa Ghoffaar

selain itu, aku pun ingin mengucapkan terima kasih kepadamu/kalian
karena sampai dengan saat ini kau/kalian pernah atau pun masih menjadi bagian dari perjalanan hidupku
yang telah atau pun masih memberikan kepadaku kesempatan untuk selalu belajar dan mengambil hikmah

terakhir,
aku pun berusaha untuk tetap meyakinkan diri bahwa semua ini adalah kehendak-Mu,
bukan kehendakmu atau pun ‘konspirasi’ kalian,
karena Alloh Maha Berkendak

dan aku pun menyadari, mungkin diri ini tidak layak,
diri ini memang penuh khilaf & dosa,
baik disengaja atau pun tidak,
karena aku hanyalah “manusia biasa

15 March 2009

Ukuran Komitmen

Filed under: Belajar dan Tutorial — rachlax @ 12:53 pm
Tags: , ,

Ada 4 hal (kesadaran) yang diperlukan untuk mengukur sebuah komitmen:

  • kesadaran argumentasi : kesadaran terkait alasan yg mendasari seseorang dalam melakukan tindakan/perbuatan.
    Dengan kesadaran ini, umumnya dapat menentukan seberapa kuat seseorang bertahan pada setiap tindakan/perbuatan yg menjadi pilihannya.
  • kesadaran afiliasi : kesadaran yg melandasi seseorang akan pentingnya berpihak pada suatu perkumpulan/organisasi/jamaah dalam melakukan tindakan/perbuatan.
    Dengan hal ini, hendaknya setiap orang menyadari bahwa ada suatu tindakan/perbuatan yang tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan diperlukan sebuah kekuatan bersama/berjamaah.
  • kesadaran produktivitas : kesadaran seseorang dalam setiap tindakan/perbuatannya yang menghasilkan sesuatu.
    Kesadaran ini dapat dijadikan evaluasi terhadap setiap tindakan/perbuatan yg telah menjadi pilihannya.
  • kesadaran ekspektasi : kesadaran seseorang terhadap harapan-harapan yg hendak dicapai dalam melakukan tindakan/perbuatan.
    Kesadaran ini dapat dijadikan ukuran/motivasi seseorang untuk terus bertindak menuju harapan-harapannya.

11 March 2009

???

Filed under: Tidak terkategori — rachlax @ 6:48 am

Perkataan & tulisan-tulisan itu selalu saja membuat diriku bertanya…
“Apa ya maksud kata ini? Apa ya maksud tulisan ini?”

Hmmm… Pandai sekali yang merangkai kata & tulisan itu…
Aku menjadi kagum sekaligus ‘minder’ dengannya…

Mungkin memang benar yang dikatakannya.
Dunia yang telah mengajarkan & menumbuhkannya hingga menjadi sehebat itu…
Dan pilihanlah yang akhirnya menentukan.
Atau bahkan itu memang sudah menjadi karakter atau kemampuannya yang selama ini tak terlihat?

Sepintas aku kembali bertanya, “Pantaskah aku?”
Tapi menurutku, semua itu tergantung kita.. bukankah begitu?

9 March 2009

[Per]sahabat[an]

Filed under: Rumah — rachlax @ 7:44 am
Tags:


dulu kita sahabat… teman begitu hangat… mengalahkan sinar mentari…
dulu kita sahabat… berteman bagai ulat… berharap jadi kupu-kupu…

kini kita melangkah berjauh-jauhan… saling menjauhi karena sesuatu…
mungkin ku terlalu bertingkah kejauhan… namun itu karena ku sayang…

persahabatan bagai kepompong… mengubah ulat menjadi kupu-kupu…
persahabatan bagai kepompong… hal yang tak mudah berubah jadi indah…
persahabatan bagai kepompong… maklumi teman hargai perbedaan…

kenapa ya.. kadang sempet terpikir beberapa baris/bait dari lirik lagu ini sesuai dengan kondisi kita sekarang… yang dulunya kita dekat dan saling menjaga, sekarang malah terasa ‘kita melangkah berjauh-jauhan’… mudah2an, semua itu karena kita saling menyayangi & menghargai satu sama lain…

Maafkan saya [per]sahabat[an]…. :)

28 February 2009

Pantun & Puisi Kunjungan (26/2/2009 19:40)

Filed under: Tidak terkategori — rachlax @ 6:25 am
Tags:

TS:
“Jalan-jalan ke Kota Padang, mampir ke Solo beli beras. Kalau mampir ke Mampang, maka isyarat sudah jelas”

JK:
“Ini ladang bukan sembarang ladang, tapi ladang jerami. Tapi saya datang bukan sembarang datang, tapi untuk silaturahmi”

HNW:
Amenangi zaman edan, ewuh oyo ing pambudi. Melu edan nora tahan, yen tan melu anglakoni. Boya kadum melik, kaliren wekasanipun. Ndilalah karsa Allah, begjo-begjane lali, luwirah begjo kang eling lan waspodo

hayoo…yg terakhir artinya opo???

:)

26 February 2009

Selamat Pagi???

Filed under: Tidak terkategori — rachlax @ 7:02 am

Ternyata ada satu hal lagi (penerjemahan kalimat yg kurang sesuai) yg selama ini kita sering ucapkan diwaktu pagi (atau diwaktu2 yg lain), tetapi sebenarnya itu bukan sebagai ucapan selamat, melainkan hanya bentuk sapaan. Yups, salah satunya adalah “Selamat Pagi”. Merujuk dari sebuah forum diskusi (tanya jawab) di sebuah website pribadi seorang ustadz (Ust. Ahmad Sarwat, Lc), kalimat sapaan itu salah salah satunya diadopsi dari bahasa asing, yaitu bahasa Inggris, “Good Morning” yg ternyata jika diterjemahkan secara baku bukan merupakan ucapan selamat, melainkan hanya bentuk sapaan, yaitu “Pagi yang baik”. Maka dari itu, jika maksud kita hanya ingin menyapa, gunakan saja bahasa atau terjemahan aslinya, yaitu “Good Morning” atau “Pagi yang baik”, sehingga menjadi tidak ragu & rancu ketika ingin mengucapkan kepada orang2 tertentu. Begitu pula, jika kita bermaksud mengucapkan selamat.

Untungnya ucapan sapaan tersebut ketika diterjemahkan dalam bahasa Arab bukan menjadi “Assalamu ”alaika fi hadzash-shabah“, melainkan menjadi “Shobahul Khoir“, sehingga maksudnya menjadi sama, yaitu menyapa bukan memberi (do’a) selamat.

Next Page »

The Rubric Theme. Create a free website or blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.